16
September
2026
Rabu - : WIB

Lapak Seni Suronan Juwana, Ruang Ekspresi Kesenian dan Menjaga Eksistensi Budaya Lokal

wartaphoto net
2025/07/19 pada Berita, Budaya, Pati

WARTAPHOTO.net. JUWANA, Komunitas Cah Juwana Pluralitas kembali menggelar acara tahunan bertajuk Lapak Seni Suronan sebagai bentuk ruang ekspresi kesenian yang inklusif dan menjunjung tinggi pluralisme. Acara ini berlangsung di eks Kantor Kawedanan Juwana sejak Kamis (17/7/2025) hingga Sabtu malam (19/7/2025).

Beragam karya seni seperti lukisan, patung, hingga pertunjukan tari dari berbagai kalangan ditampilkan untuk masyarakat umum. Kegiatan ini diawali dengan doa lintas iman, sebagai simbol bahwa Lapak Seni terbuka bagi siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

“(Ini) mengusung gotong royong, kolektifitas warga masyarakat Juwana dan sekitarnya untuk memberikan wadah berbagai kesenian. Lapak Seni setiap tahun ada dua kali. Yaitu, saat Sya’banan dan Suronan,” ujar Panitia Lapak Seni, Nevi Nandika Ibram, Jumat (18/7/2025).

Lebih dari sekadar ajang pertunjukan seni, Lapak Seni juga menjadi upaya menjaga eksistensi budaya lokal di tengah arus globalisasi yang kian deras.

“Kebetulan tahun 2025 ini kami mengusung tema Laras Tatanan Monggo. Berarti kita harus berjalan selaras di era globalisasi dengan berpegang teguh dengan adat dan kebudayaan,” lanjut Nevi.

Acara ini tidak hanya melibatkan seniman profesional, tetapi juga memberi ruang bagi siswa sekolah dasar untuk tampil. Pementasan tari, pameran lukisan, dan patung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar terbuka untuk umum.

“Yang ditampilkan meliputi tari dari SD dan seniman tari di Juwana, pameran karya seni lukis dan patung. Harapan semoga terus berjalan di tengah kemajuan zaman,” ungkap Nevi.

Masyarakat menyambut antusias kegiatan ini. Ratusan warga dari Juwana dan sekitarnya datang berbondong-bondong menyaksikan pertunjukan seni dan menikmati suasana yang penuh nuansa kebudayaan.

Salah satu pengunjung, Ahmad Sirojul Umam, pemuda asal Kecamatan Margoyoso, menyatakan kekagumannya terhadap gelaran ini.

“Bagus bisa melihat karya seni lukisan, bisa lihat berbagai kesenian tari, musikalisasi puisi, dan seni lainnya,” tandasnya.

Lapak Seni Suronan menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi jembatan keberagaman sekaligus alat pelestarian budaya yang efektif di tengah masyarakat yang terus berkembang.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close