16
September
2026
Rabu - : WIB

Semarak Hari Santri, RMI PCNU Pati Gelar MQK hingga Bahtsul Masail

wartaphoto
2025/10/19 pada Berita, Pati, Pendidikan, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Dalam rangka menyambut Hari Santri 2025, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK), di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), pada Ahad (19/10/2025).

Legiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghoffar Rozin bersama Rais Syuriyah PCNU Pati KH Minanurrohman.

Ketua RMI NU Kabupaten Pati, KH. Muhammad Liwauddin, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 200-an santri dari berbagai Pesantren yang ada di Kabupaten Pati. Menurut dia, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri, sebab dapat memberikan semangat bagi mereka dalam “tholabul ilmi”

“Kegiatan seperti ini tentunya dapat mematangkan para santri di Pati, tidak saja dalam musabaqah tapi juga dalam pengamalan sehari-hari. Ini juga sebagai ajang uji coba mental anak-anak kita yang nantinya akan mampu dan tangguh ketika terjun di masyarakat. Apalagi ini bagian ruhnya NU, yakni pesantren dengan santri-santrinya yang menguasai kitab kuning serta menjadi generasi qurani dan fiqhi,” tutur Kiai Liwa’.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Sehingga, acara ini berjalan dengan sukses.

“Kami dari RMI mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung acara kami. Baik dari IPMAFA, BSI, DPC PKB, DPC PPP, Bank AHA, dan Bank AMA, serta Djarum, yang telah memberikan sponsor kepada kami,” ucap dia.

Sebelumnya, RMI Pati juga menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail Santri, di Madrasah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Sabtu (18/10/25). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pesantren se-Kabupaten Pati.

“25 pesantren ikut melaksanakan bahtsul masail ini. Harapan kami selaku pengurus RMI, kegiatan ini dapat mendorong teman-teman insan pesantren di Pati dalam meramaikan kajian-kajian kitab salaf,” kata Kiai Liwa’.

Ia menegaskan bahwa bahtsul masail bukan sekadar forum diskusi hukum Islam, tetapi juga ruang pembelajaran dan kaderisasi santri agar mampu berfikir kritis, kontekstual, dan berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Supaya nanti akan menjadi generasi santri yang tangguh, peka dan peduli terhadap masyarakat. Juga yang betul-betul dinamis dan mengerti bahwa hukim fiqih akan terus mengawal masalah yang berkembang di masyarakat,” ungkap Kiai Liwa’.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi santri yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada khazanah keilmuan pesantren. Bahtsul masail menjadi wujud nyata kiprah santri dalam menjaga tradisi ilmiah dan memberikan solusi keagamaan bagi umat.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close