16
September
2026
Rabu - : WIB

Poktan Wangan Bolek Pekalongan Winong, Olah Limbah Cocopit Jadi Media Tanam Bernutrisi Tinggi

wartaphoto net
2025/12/07 pada Nasional
Petani Pekalongan Winong Temukan Cara Baru Meningkatkan Nutrisi Media Tanam Cocopit

WARTAPHOTO.net.PATI — Puluhan anggota Kelompok Tani Wangan Bolek di Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, berkumpul pada Minggu, 7 Desember 2025, untuk mengolah limbah cocopit menjadi media tanam bernutrisi tinggi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kendala pemanfaatan limbah pemanfaatan limbah pascapanen melon dari greenhouse Kencana Resto yang selama ini belum termanfaatkan optimal.

Ketua Kelompok Tani Wangan Bolek, Agus Salim, menjelaskan bahwa metode baru ini tengah diuji sebagai alternatif yang lebih efisien dibanding cara konvensional. Selama ini cocopit hanya direndam untuk mensterilkan jamur dan menghilangkan residu pupuk. Namun, proses tersebut justru membuat kandungan nutrisi mikro dan makro dalam media tanam berkurang drastis sehingga kebutuhan pupuk saat budidaya melon menjadi lebih boros.

“Cara konvensional hanya membersihkan limbah, tapi tidak mempertahankan nutrisi di dalamnya. Dengan inovasi ini, kami ingin meningkatkan nilai gizi media tanam agar pupuk lebih efisien dan hasil panen lebih optimal,” ungkap Agus.

Inovasi pengolahan limbah cocopit ini merupakan hasil kolaborasi kelompok tani dengan Tim Riset SMA Negeri 1 Jakenan. Mereka memadukan berbagai bahan untuk menghasilkan media tanam yang lebih kaya nutrisi, seperti limbah cocopit, serbuk arang, dolomit, ekstrak kunyit dan lengkuas, mikroba dari akar bambu, serta pupuk organik cair produksi kelompok.

Kepala Desa Pekalongan, Uhwaturroi, mengapresiasi positif langkah kreatif tersebut. Menurutnya, upaya kemandirian kelompok dalam menyediakan media tanam berperan penting dalam mendukung program unggulan desa, yakni pengembangan wisata petik melon.

“Kami berharap Wangan Bolek dapat terus berinovasi agar kebutuhan budidaya melon di desa ini semakin terpenuhi dengan baik. Program ini tidak hanya meningkatkan hasil tani tapi juga menjadi daya tarik wisata yang menguntungkan masyarakat,” ujar Uhwaturroi.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat desa dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan solusi pertanian berkelanjutan. Ke depan, Kelompok Tani Wangan Bolek menargetkan media tanam cocopit nutrisi tinggi ini dapat menjadi model pengelolaan limbah yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close