
WARTAPHOTO.net.PATI – Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., kembali melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap ke-8 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (9/12/2025), pukul 06.00-11.45 WIB. Kegiatan ini digelar di Gereja Injili di Tanah Jawa – Gabus, Kabupaten Pati, dan diikuti sekitar 150 peserta dari jemaah umat Kristen.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika tersebut bertujuan memperkuat pemahaman dan komitmen masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pemaparannya, Hj. Sri Wulan menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang semakin kompleks.
“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar konsep normatif, tetapi pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Sri Wulan.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana strategis untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, khususnya di daerah pemilihan, agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia.
Momentum bulan Desember yang menjadi salah satu bulan istimewa bagi umat nasrani yakni adanya perayaan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga dimanfaatkan oleh Hj. Sri Wulan agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan.
“Toleransi, tenggang rasa, saling membantu, saling menghormati yang sudah kita wujudkan selama ini sudah selayaknya terus kita rawat dan jaga agar Kabupaten Pati dan Indonesia maju dan sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, narasumber ahli, Dr. M.A. Irfan Rahmana, menekankan pentingnya aktualisasi nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia menyebut bahwa tantangan kebangsaan saat ini menuntut pemahaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
“Empat Pilar MPR RI harus diterjemahkan dalam sikap dan perilaku nyata, seperti toleransi, gotong royong, dan kepatuhan terhadap hukum. Nilai-nilai tersebut menjadi kunci dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat NKRI,” kata Irfan Rahmana.
Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber etika publik dan moral sosial dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan di tingkat lokal maupun nasional.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog antara peserta dan narasumber. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan peserta terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Hj. Sri Wulan berharap masyarakat Kabupaten Pati semakin memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta berperan aktif dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad