
WARTAPHOTO.net. Blora. DPR RI Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) ke-10 dengan menggelar acara di Desa Jatirejo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Senin, (4 Maret 2024).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini dihadiri oleh 150 warga dari Dapil Jawa Tengah III, dengan tema yang sangat relevan bagi masa depan demokrasi Indonesia, yakni “Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia.”
Acara yang dihelat untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat ini menghadirkan narasumber utama, Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., seorang akademisi dan praktisi politik yang berkompeten dalam bidang sistem pemerintahan dan demokrasi. Sri Wulan membuka acara dengan pesan kuat, “Demokrasi adalah jantung negara kita. Tanpa penguatan di akar rumput, suara rakyat bisa tenggelam dalam hiruk-pikuk politik di tingkat atas.”
Dalam sambutannya, Sri Wulan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. “Demokrasi bukan hanya tentang pemilu lima tahun sekali, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat terlibat aktif dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Suara rakyat harus selalu diutamakan,” tegasnya.
Sri Wulan juga menyoroti pentingnya transparansi dalam tata kelola pemerintahan. “Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat. Inilah esensi demokrasi,” katanya, yang disambut antusias oleh peserta yang mayoritas berasal dari kalangan petani dan pekerja.
Dr. M.A. Irfan Rahmana, narasumber yang dihadirkan dalam acara ini, memberikan pemaparan mendalam mengenai tantangan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah rendahnya tingkat literasi politik di kalangan masyarakat. “Demokrasi akan sulit berkembang jika rakyatnya tidak memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Oleh karena itu, pendidikan politik harus diperkuat, terutama di daerah-daerah,” ujar Dr. Irfan.
Ia menambahkan, “Penguatan demokrasi harus dimulai dari bawah. Jika masyarakat paham bagaimana proses demokrasi bekerja, mereka akan lebih kritis terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, serta lebih aktif dalam partisipasi politik.”
Beberapa warga yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan aspirasi terkait masalah-masalah yang mereka hadapi, mulai dari infrastruktur desa yang kurang memadai hingga akses pendidikan dan kesehatan yang masih terbatas. “Kami berharap melalui Ibu Sri Wulan, suara kami bisa sampai ke pusat, sehingga ada solusi nyata untuk desa-desa seperti kami ini,” ujar seorang peserta.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sri Wulan memastikan akan membawa isu-isu yang diangkat masyarakat ke tingkat nasional. “Saya berkomitmen untuk menyampaikan dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Jateng III di Senayan. Aspirasi yang kalian sampaikan hari ini adalah amanah bagi saya,” ujar Sri Wulan dengan penuh semangat.
Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana masyarakat berkesempatan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber dan Sri Wulan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga yang terlibat aktif dalam proses demokrasi, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya partisipasi politik dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad