
WARTAPHOTO.NET. PATI. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Growong Kidul menyalurkan bantuan makanan siap santap bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Juwana. Bantuan berupa 1.000 nasi bungkus per hari ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak bencana.
Kepala SPPG Growong Kidul, Calvin Sulaksana, mengatakan bantuan tersebut diberikan karena kondisi banjir menyulitkan warga untuk beraktivitas, termasuk memasak.
“Tujuan kami memberikan nasi bungkus kepada korban yang terdampak banjir di Kecamatan Juwana. Yang pertama, tentu situasi banjir ini menyulitkan mereka untuk akses memasak, sehingga kami memilih untuk makanan yang siap santap,” ujarnya.
Selain faktor kemudahan, SPPG Growong Kidul juga memperhatikan aspek kesehatan korban banjir, khususnya pemenuhan gizi dan nutrisi.
“Yang kedua, asupan gizi dan nutrisi itu sangat penting kami rasa. Oleh sebab itu, pemberian seribu porsi ini saya harapkan bisa menaikkan atau menambah nilai gizi daripada korban yang terdampak bencana alam banjir,” tambah Calvin.
Ia menegaskan, bantuan tersebut juga bertujuan meringankan beban ekonomi warga, mengingat aktivitas perekonomian di wilayah terdampak banjir lumpuh.
“Selain itu kita bertujuan untuk meringankan beban mereka, karena kita tahu sendiri situasi yang ada di Kecamatan Juwana ini membuat perekonomian lumpuh sehingga kita membantu,” jelasnya.
Kevin menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan oleh SPPG Growong Kidul 1 dan SPPG Growong Kidul 2 sebagai perwakilan Badan Gizi Nasional, dengan melibatkan pihak swasta.
“Ya, ini kami dari SPPG Growong Kidul 1 dan SPPG Growong Kidul 2 sebagai perwakilan dari Badan Gizi Nasional, kami di sini berkolaborasi dengan PT Eben Haezer Logam, milik Bapak Agus Suryanto, untuk mengadakan donasi berupa nasi bungkus kepada korban banjir Kecamatan Juwana,” ungkapnya.
Menurut Kevin, aksi sosial tersebut merupakan bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami dan empati kami kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” katanya.
Penyaluran bantuan dilakukan selama lima hari berturut-turut, mulai Senin hingga Jumat, dengan jumlah 1.000 porsi nasi bungkus setiap hari.
“Kami di sini nanti akan menyalurkan seribu porsi setiap harinya selama lima hari, mulai dari hari Senin sampai dengan hari Jumat,” jelas Calvin.
Distribusi bantuan dilakukan melalui pos kecamatan dan disalurkan ke warga terdampak di sekitar 13 desa di Kecamatan Juwana.
“Setiap pagi dikirim jam 11 siang, kita drop dan dikirim ke korban-korban bencana yang terdampak sekitar 13 desa di Kecamatan Juwana,” lanjutnya.
Agar penyaluran merata, SPPG Growong Kidul juga menggandeng KKUB dalam proses distribusi.
“Di pos kecamatan nanti kita berkolaborasi juga dengan KKUB. Artinya, kami di SPPG sebenarnya mendapat jatah 200 porsi, akan tetapi kami di sini memberikan lebih, yaitu 1.000 porsi setiap harinya. Melalui KKUB kita bersama-sama berkolaborasi memberikan langsung,” pungkasnya.
Reporter: Arton
Editor: Revan Zaen