16
September
2026
Rabu - : WIB

Kunker Reses 2026, Hj. Sri Wulan Serap Aspirasi Pendidikan, Haji, dan Ketahanan Pangan di Jateng III

wartaphoto net
2026/03/05 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net. JATENG. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., menuntaskan rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan III Tahun 2026, Tahun Sidang 2025–2026, pada 25 Februari hingga 5 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah III yang meliputi Kabupaten Pati, Rembang, Grobogan, dan Blora.

Selama masa reses, Hj. Sri Wulan yang duduk di Komisi VIII DPR RI menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melakukan pengawasan terhadap program-program mitra kerja, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan madrasah, penyelenggaraan ibadah haji, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Soroti Problematika Madrasah di Pati

Kegiatan diawali pada 25 Februari 2026 di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Dalam kunjungan silaturahmi bersama jajaran pejabat Kemenag Pati, berbagai persoalan Madrasah Aliyah (MA) menjadi sorotan utama.

Beberapa isu yang mengemuka antara lain rendahnya kualitas dan kesejahteraan guru, keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya pendanaan, serta tantangan dalam implementasi kurikulum. Selain itu, MA dinilai masih menghadapi persoalan rendahnya minat peserta didik dibandingkan sekolah umum.

“Madrasah tidak boleh dipandang sebelah mata. Negara harus hadir memastikan kualitas guru, fasilitas, dan kesejahteraan tenaga pendidik terpenuhi agar mutu lulusan madrasah mampu bersaing,” tegas Sri Wulan.

Ia menambahkan, penguatan madrasah menjadi bagian penting dari upaya pemerataan kualitas pendidikan nasional, khususnya di daerah.

Kesiapan Dokumen Calhaj di Rembang

Pada 26 Februari 2026, Sri Wulan melanjutkan reses di Aula Kemenag Rembang dengan memberikan sosialisasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 kepada 103 calon jemaah haji.

Fokus pembahasan mencakup penyelesaian dokumen perjalanan, mulai dari paspor, visa, hingga dokumen administrasi haji lainnya. Selain itu, para calon jemaah juga dibekali pemahaman terkait tahapan validasi kepastian keberangkatan dan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai syarat utama.

“Saya ingin seluruh calon jemaah haji berangkat dengan tenang dan siap. Jangan sampai ada kendala administratif yang menghambat keberangkatan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa literasi administrasi dan kesehatan menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Diskusi Tata Kelola Haji dan Umrah di Blora

Sehari berselang, 27 Februari 2026, Sri Wulan menggelar diskusi bersama jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah di Blora. Diskusi tersebut membedah sejumlah problematika klasik dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Isu yang mengemuka meliputi proses pendaftaran, biaya haji, pengelolaan dana haji, akomodasi dan transportasi jemaah, hingga kasus gagalnya keberangkatan calon jemaah haji plus.

“Kita harus memperkuat sistem tata kelola agar transparan dan akuntabel. Perlindungan terhadap jemaah, khususnya dari potensi gagal berangkat, menjadi prioritas,” kata Sri Wulan.

Pemberdayaan Peternak Lewat Program Kemaslahatan

Pada 28 Februari 2026 di Kabupaten Pati, Sri Wulan menyerahkan Program Kemaslahatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada 50 kelompok ternak. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pemberdayaan ekonomi umat.

Melalui sinergi dengan BAZNAS, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong para peternak naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.

“Dana haji tidak hanya dikelola untuk kepentingan ibadah semata, tetapi juga untuk kemaslahatan umat. Pemberdayaan ekonomi seperti ini harus terus diperluas,” ujarnya.

Revitalisasi MTs dan Ketimpangan Sarpras

Pada 1 Maret 2026, Sri Wulan melakukan silaturahmi dan kunjungan atas selesainya program revitalisasi MTs Muhammadiyah 02 Blora bersama jajaran dewan guru dan yayasan.

Ia menyoroti persoalan sarana dan prasarana madrasah yang masih menjadi isu krusial, terutama bagi madrasah swasta di daerah.

“Ketimpangan fasilitas antara madrasah dan sekolah umum harus kita perkecil. Revitalisasi ini adalah langkah konkret agar siswa madrasah mendapatkan lingkungan belajar yang layak,” tegasnya.

Penguatan Ketahanan Pangan Desa

Agenda reses berlanjut pada 2 Maret 2026 di Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Sri Wulan menyerahkan bantuan kambing kepada kelompok ternak sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa.

Program ini dirancang untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan berbasis potensi lokal.

“Ketahanan pangan dimulai dari desa. Jika desa kuat secara ekonomi dan pangan, maka ketahanan nasional juga akan kokoh,” katanya.

Monitoring Pembangunan Rumah Sehat BAZNAS

Pada 3 Maret 2026, Sri Wulan melakukan monitoring pembangunan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin Balekambang, Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Monitoring dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres fisik, penggunaan anggaran, maupun pencapaian indikator kinerja.

“Pengawasan ini penting agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan umat,” ujarnya.

Serap Aspirasi Infrastruktur di Pati

Pada 4 dan 5 Maret 2026, Sri Wulan menggelar diskusi santai bersama tokoh masyarakat dan kepala desa di Kabupaten Pati. Sejumlah aspirasi mengemuka, mulai dari persoalan pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga infrastruktur.

Permasalahan gorong-gorong mampet yang memicu genangan dan banjir, serta penerangan jalan umum yang kerap padam, menjadi keluhan warga Dukuhmulyo.

Selain itu, dinamika kebijakan daerah juga menjadi perhatian, termasuk polemik kenaikan PBB-P2, isu dugaan jual beli jabatan perangkat desa, konflik lahan petani, hingga penurunan kesadaran lingkungan yang memicu konflik sosial.

“Semua aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan di tingkat pusat sesuai kewenangan kami. Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi komitmen untuk memastikan suara masyarakat benar-benar terdengar,” pungkas Sri Wulan.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close