16
September
2026
Rabu - : WIB

Penemuan Kerangka Manusia di Perkebunan Gembong Pati Gegerkan Warga

wartaphoto
2026/04/01 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk pada Rabu (1/4/2026). Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani saat hendak menuju kebunnya.

Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, menjelaskan bahwa penemuan itu bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat adanya kerangka manusia di lahan garapannya yang berada di bawah pohon kopi.

“Saat saksi menuju kebun, ia menemukan kerangka manusia dan langsung melaporkan kepada warga lain serta Bhabinkamtibmas,” ujar AKP Lilik.

Setelah menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB, jajaran Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Kabupaten Pati, serta tim medis dari Puskesmas Gembong segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Kami langsung bergerak cepat menuju TKP bersama tim gabungan untuk memastikan kondisi dan melakukan langkah awal penanganan,” lanjut dia.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diketahui bahwa kondisi jasad sudah berupa kerangka dengan sebagian kecil jaringan tubuh yang masih menempel. Dokter dari Puskesmas Gembong, dr. Wakhyudin, menyampaikan bahwa kerangka tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua bulan.

AKP Lilik mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mayat yang tinggal kerangka itu diduga berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.

“Dari struktur tulang, khususnya bagian pinggang, diperkirakan korban adalah laki-laki, dengan tinggi kurang lebih 165 sentimeter,” jelas dia.

Selain itu, korban diketahui mengenakan pakaian berupa baju hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, serta sandal jepit berwarna merah. Namun hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.

“Kami belum dapat memastikan identitas korban, sehingga masih dilakukan pendalaman lebih lanjut,” tambah AKP Lilik.

Ia juga menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang korban. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.

“Secara kasat mata tidak ditemukan bekas kekerasan, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian,” tegas dia.

Saat ini, kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk proses identifikasi lebih lanjut. AKP Lilik mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi,” pungkas dia.

(*/wartaphoto).

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close