
WARTAPHOTO.net. Pati — Komisi D DPRD Kabupaten Pati memastikan seluruh hasil inspeksi mendadak (sidak) di SMPN 1 Tayu akan disampaikan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti.
Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan dua persoalan utama menjadi sorotan, yakni lebih dari 20 ijazah lulusan tahun 2023 dan 2024 yang belum diambil serta adanya iuran komite dengan nominal bervariasi.
“Ini akan kami laporkan ke pimpinan DPRD sebagai temuan. Termasuk soal ijazah dan iuran. Ini menjadi pertanyaan besar, karena lebih dari 20 ijazah tahun 2023 dan 2024 belum terambil, kenapa?” ujar Teguh.
Laporan tersebut diharapkan menjadi dasar untuk evaluasi lebih lanjut terhadap pengelolaan administrasi dan kebijakan sekolah negeri tersebut.
Diharapkan dugaan masalah penahanan ijazah tidak terjadi lagi di sekolah – sekolah. Komisi D DPRD Pati memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini.