17
September
2026
Kamis - : WIB

Angka Tuberkulosis Pati Mencapai 2.658 Kasus, Wamenkes Langsung Datang

wartaphoto
2026/04/21 pada Berita, Kesehatan, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), dr. Benjamin Paulus Octavianus melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pati untuk melakukan sosialisasi pencegahan tuberkulosis pada hari ini, Senin, (21/4/2026). Ia melakukan sosialisasi serta pemantauan tracing dan screening kesehatan di Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Wamen dibersamai oleh Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Edy Wuryanto, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati Luky Pratugas Narimo. Mereka juga meninjau pasien dan keluarga pasien saat pemeriksaan kesehatan gratis.

Pria yang akrab disapa Benny itu memaparkan fokus utama pemerintah pusat dalam bidang kesehatan ada dua, yakni penanganan stunting dan penanganan tuberkulosis. Penanganan stunting telah dijalankan dengan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG), sedangkan penanganan stunting masih menjadi pekerjaan rumah (PR).

“Di pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua bidang kesehatan utama. Pertama, penanganan stunting melalui pemberian menu Makan Bergizi Gratis, dan penanganan tuberkulosis karena di Indonesia nomor dua terbanyak di dunia kasus tuberkolosis,” ungkapnya saat meninjau screening kesehatan.

Menurutnya kasus tuberkulosis di Indonesia sangat tinggi, oleh sebab itu harus segera ditangani serius. Pihaknya meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk bersama-sama mencegah tuberkulosis termasuk salah satunya di Kabupaten Pati.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penderita tuberkulosis di Bumi Mina Tani berada di angka 2.658 kasus untuk tahun 2025. Ia mengimbau para penderita tuberkulosis dan keluarga penderita segera sadar akan kesehatan untuk memberantas penyakit tersebut.

“Hari ini di Pati, tahun lalu ada 2.658 kasus tuberkulosis, ini keluarganya kan bisa tertular. Ini dilakukan cek kesehatan gratis, salah satunya melalukan rontgen kepada sekeluarga pasien yang kena tuberkulosis, takutnya sudah tertular,” katanya.

Bagi penderita tuberkulosis langsung diberi pengobatan. Sedangkan, pihak keluarga si penderita diberi obat pencegahan.

“Kita kejar keluarga yang sakit dikasih obat pencegahan, kalau yang sakit diobati. Jadi mulai hari ini kita lakukan minimal 120 lokasi yang akan dilakukan CKG (Cek Kesehatan Gratis) tuberkulosis di Kabupaten Pati,” sebutnya.

Ia mengungkapkan ada 120 lokasi CKG yang melalukan screening tuberkulosis di Kabupaten Pati. Langkah ini akan diupayakan untuk mengobati penderita penyakit gangguan pernafasan tersebut.

Di kesempatan yang sama, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengaku akan segera melakukan tracing dan screening kesehatan bagi masyarakat untuk mengetahui jumlah kasus tuberkulosis. Dalam waktu 10 hari ke depan, pihaknya akan gencar melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui jumlah kasus tuberkulosis.

“Akan kami selesaikan 10 hari kalender, akan kami laporkan ke Pak Wamen (Wakil Menteri). Pasiennya termasuk keluarga pasien akan kami lakukan screening ulang, sebanyak 2.658 semua itu di tahun lalu,” ucap Chandra.

Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close