
WARTAPHOTO.NET. PATI – Wacana pembangunan museum cagar budaya yang digagas Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menilai rencana tersebut perlu dikaji berdasarkan tingkat urgensinya.
Menurut Joni, hingga saat ini pihaknya masih perlu mengetahui secara rinci tujuan serta manfaat pembangunan museum tersebut bagi masyarakat Kabupaten Pati.
“Urgensi museum itu untuk apa harus dilihat dulu tingkat urgensinya. Kami belum tahu, saya juga ingin tahu dulu,” ujar Joni belum lama ini.
Ia menegaskan, apabila pembangunan museum membutuhkan anggaran besar, maka sebaiknya rencana tersebut ditunda terlebih dahulu. Sebab, menurutnya, masih banyak kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak untuk diprioritaskan.
“Kalau biayanya mahal ya jangan dulu. Kalau hanya memanfaatkan (bekas kantor satpol) biaya sedikit tidak masalah. Tapi kalau biayanya banyak janganlah,” tegasnya.
Joni menambahkan, saat ini kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pati masih banyak yang rusak dan membutuhkan penanganan segera. Selain itu, masih ada sejumlah pembangunan lain yang dinilai lebih penting bagi kepentingan masyarakat luas.
“Masih banyak jalan yang rusak harus diprioritaskan dulu. Masih banyak pembangunan yang diperlukan,” imbuhnya.
Diketahui, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mewacanakan pembangunan museum cagar budaya dengan memanfaatkan bekas bangunan Kantor Satpol PP Kabupaten Pati. Rencana tersebut disebut sebagai upaya pelestarian sejarah dan budaya daerah.
Disebutkan babwa Pati memiliki potensi besar dalam benda bersejarah yang harus dilestarikan sendiri.
Museum ini diharapkan menjadi wadah edukasi sekaligus paket wisata dengan komplek pendopo yang selama ini telah dimanfaatkan untuk kegiatan outing class anak sekolah.