
WARTAPHOTO.NET. PATI– Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyoroti kondisi Jalan Raya Pati–Tayu yang dinilai perlu menjadi prioritas penanganan pemerintah, terutama karena tingginya volume kendaraan di jalur tersebut.
Menurutnya, apabila terdapat program pembangunan maupun perbaikan jalan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maka penanganan jalur Pati arah utara menuju Tayu perlu diprioritaskan.
“Jalan Pati arah utara (Tayu) ini seharusnya menjadi prioritas penanganan. Kalau ada program dari provinsi bisa diarahkan ke sana. Jalur sana padat, kalau mau nyelip susah,” ujar Karmijan.
Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas di jalur tersebut terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja maupun sekolah. Selain itu, volume kendaraan juga meningkat pada musim tertentu, seperti saat panen ketela dan musim giling pabrik gula.
Jalan Raya Pati–Tayu yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu diketahui menjadi salah satu jalur utama dengan aktivitas kendaraan cukup tinggi. Tidak hanya kendaraan roda dua dan mobil pribadi, jalur tersebut juga banyak dilalui truk besar dan bus antarkota.
Pada momen tertentu, kemacetan panjang bahkan kerap terjadi dan dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.
Salah seorang warga Tayu, Mustofa, menilai kondisi jalan sebenarnya masih cukup baik, namun kapasitas jalan dinilai sudah tidak mampu menampung tingginya arus kendaraan.
“Karena dengan kondisi jalan yang seperti itu sudah tidak kuat menampung jumlah kendaraan yang ada. Jalan ini terbilang sempit, lebarnya sekitar 6 meteran. Banyak kendaraan besar, truk maupun bus yang melintas. Jadi perlu dilebarkan lagi,” kata Mustofa.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan, terutama melalui pelebaran jalan, guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalur Pati–Tayu.