
WARTAPHOTO.NET. PATI – Wajah pusat Kota Pati dipastikan bakal segera berubah total. Trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kabupaten Pati saat ini tengah dibongkar. Kawasan pusat kota ini nantinya diproyeksikan menjadi area pedestrian yang estetik dan ramah pejalan kaki, mirip dengan kawasan ikonik Jalan Malioboro, Yogyakarta.
Pantauan di lokasi, pembongkaran trotoar yang dimulai dari arah Alun-alun Pati menuju ke barat ini sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Sebuah ekskavator dan sejumlah pekerja tampak sibuk beraktivitas membongkar material trotoar lama.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, membenarkan adanya proyek renovasi tersebut. Menurutnya, penataan ini mengadopsi konsep semi-pedestrian yang nyaman untuk masyarakat berjalan kaki dan bersantai.
”Trotoar akan direnovasi. Nantinya akan dijadikan seperti trotoar di Jalan Malioboro,” ungkapnya dia, Senin (1/6/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan sinergi antara Pemkab Pati dengan Pemerintah Pusat.
Arief memaparkan bahwa untuk tahap awal berupa pembongkaran, anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Pati sebesar Rp 140 juta dengan target pengerjaan selama tiga bulan, terhitung sejak 18 Mei hingga 15 Agustus 2026 mendatang.
Adapun untuk pembangunan fisik dan desain utamanya, sepenuhnya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Kemen PU RI) dengan kucuran dana APBN yang fantastis.
Rencana Alokasi Anggaran & Skenario Pengerjaan:
Tahap Pembongkaran (DPUTR Pati): Anggaran Rp 140 Juta dengan target 3 Bulan (18 Mei – 15 Agustus 2026).
Tahap Pembangunan Fisik (Kementerian PU): Anggaran Rp 18 Miliar dengan target 7 Bulan pengerjaan.
”DPU Kabupaten kita cuman pembongkarannya saja. Dengan pagu Rp 140 juta dan jangka waktu 3 bulan pembongkarannya,” terang dia.
Terkait wilayah yang ditata, Arief menyebut pembongkaran dimulai dari titik samping Masjid Agung Baitunnur Pati ke arah barat hingga di depan kantor Bank Jateng.
Meski detail blueprint desain berada di bawah wewenang Kementerian PUPR, Arief memastikan goal utama dari proyek bernilai belasan miliar ini adalah untuk memberikan fasilitas publik yang aman, khususnya bagi para pejalan kaki di Bumi Mina Tani.
“Kalau dari PU Kabupaten belum berani berkomentar banyak, karena itu ranah kegiatan dari Kementerian PUPR. Setahu kami bertujuan menata trotoar Jalan Panglima Sudirman menjadi pedestrian yang nyaman dan aman buat seluruh masyarakat Kabupaten Pati,” ucap dia.
Dengan anggaran fisik mencapai Rp 18 miliar dari pusat, kawasan ini digadang-gadang akan menjadi spot baru yang ikonik di pusat kota.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad.