
WARTAPHOTO.NET. PATI– Di tengah pesatnya geliat ekonomi sektor perikanan yang menjadikan Kecamatan Juwana sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut terbesar di Kabupaten Pati, kondisi Alun-Alun Juwana justru dinilai belum mencerminkan wajah kawasan strategis tersebut.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera melakukan penataan ulang agar ruang publik itu lebih representatif.
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengatakan Juwana memiliki peran penting sebagai salah satu penopang perekonomian daerah, khususnya di sektor perikanan. Karena itu, keberadaan alun-alun sebagai ruang publik utama seharusnya mendapat perhatian lebih.
“Pusat perekonomian di bidang perikanan untuk wilayah Pati, salah satunya berada di Juwana,” ujar Mukit.
Politisi Partai Demokrat tersebut menilai kondisi Alun-Alun Juwana saat ini masih jauh dari harapan masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan seperti sampah yang berserakan, rumput liar yang tidak terawat, hingga sejumlah fasilitas yang rusak membuat kawasan tersebut kurang nyaman digunakan warga.
“Alun-alun Juwana, untuk penataan dan fasilitasnya dianggap belum layak dan kurang bagus,” tegasnya.
Mukit menjelaskan, alun-alun memiliki fungsi strategis sebagai ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beragam aktivitas, mulai dari berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga mendukung aktivitas ekonomi warga, termasuk para pedagang kaki lima.
Oleh karena itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Pati melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk segera melakukan penataan secara menyeluruh. Menurutnya, pembenahan tidak hanya sebatas memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.