
WARTAPHOTO.NET. PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati memastikan berbagai aspirasi masyarakat menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD RAA Soewondo Pati. Untuk memastikan kondisi di lapangan, jajaran Komisi D melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung pelayanan, fasilitas, serta sarana pendukung di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan DPRD memiliki tanggung jawab mengawal setiap masukan dari masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit. Menurutnya, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam perbaikan pelayanan publik.
“Masukan dari masyarakat sangat penting karena mereka yang merasakan langsung pelayanan rumah sakit. Tugas kami memastikan aspirasi tersebut mendapat perhatian,” ujarnya.
Salah satu aspirasi yang diterima Komisi D, lanjut Teguh, berkaitan dengan kebutuhan fasilitas pengisian daya telepon seluler bagi keluarga pasien yang menunggu di ruang pelayanan.
“Contoh hari ini kita mendapat masukan dari media sosial maupun masyarakat bahwa RSUD Soewondo membutuhkan tempat cas handphone,” katanya.
Namun, setelah dilakukan peninjauan, Komisi D mendapati fasilitas tersebut telah disediakan oleh manajemen baru RSUD RAA Soewondo di bawah kepemimpinan Plt Direktur dr. Ahmad Husein.
“Ternyata sudah disiapkan. Sekarang di ruang tunggu sudah tersedia fasilitas cas handphone. Ini menjadi bukti bahwa masukan masyarakat bisa segera diwujudkan,” jelasnya.
Teguh berharap komunikasi yang baik antara masyarakat, DPRD, dan manajemen rumah sakit terus terjalin sehingga setiap kritik maupun saran dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan akan mendorong RSUD RAA Soewondo Pati menjadi rumah sakit yang semakin profesional, nyaman, dan mampu memenuhi harapan masyarakat.
“Kami ingin RSUD Soewondo terus berkembang menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan profesional, nyaman, dan mampu memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.