
PATI | WARTAPHOTO.NET – Kemeriahan dan kekhidmatan menyelimuti halaman Kantor Bupati Pati pada Minggu (30/8/2026) malam. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri langsung puncak acara Haul Akbar Pati 2026 yang sekaligus menjadi penutup megah dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati.
Dalam suasana yang dipadati ribuan warga, Chandra menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi penyelenggaraan event budaya yang terus menjaga kelestarian tradisi lokal.
Perhatian khususnya tertuju pada keberhasilan program Seniman Masuk Sekolah yang dinilai efektif menanamkan karakter dan cinta seni sejak dini kepada generasi muda khususnya di Kabupaten Pati.
“Alhamdulillah acara kemarin (Gerakan Seniman Masuk Sekolah ) diapresiasi oleh pak Menteri Kebudayaan. Tanggal 26 Agustus Pak Menteri (Fadli Zon) datang ke Pati memberikan apresiasi kepada Kabupaten Pati,” ungkapnya.
Menurut Chandra, program Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini langkah yang luar biasa. Keterlibatan aktif para seniman di lingkungan sekolah menjadi benteng utama kita dalam menjaga identitas budaya daerah agar tidak tergerus arus modernisasi.
Tak hanya mengapresiasi program edukasi seni, Risma juga menyoroti pentingnya sarana fisik dalam menyelamatkan rekam jejak peradaban daerah. Ia secara terbuka mendorong diwujudkannya museum daerah di Kabupaten Pati untuk menampung seluruh kekayaan sejarah yang ada.
Menurutnya, Pati memiliki sejarah panjang dan peninggalan bernilai tinggi yang butuh wadah memadai agar generasi mendatang tidak kehilangan akar sejarahnya.
“Pati ini termasuk kabupaten tertua di Jawa Tengah, Pati ini sudah 703 tahun. Makane Pati iki sing paling sangar, paling medeni. Dan kami juga berharap pada pak mentri agar Kabupaten Pati bisa dibangunkan museum,” harapnya.
Komitmen Pemkab Pati terhadap nilai-nilai sejarah dan tradisi keagamaan juga dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan.
Risma menceritakan langkah cepatnya saat menerima aduan dari peziarah terkait akses jalan menuju makam tokoh ulama besar Pati.
“Kemarin pun kami disambati sama yang ziarah di Mbah Syekh Jangkung, ‘Pak Chandra kemarin saya ke sana kok jalannya rusak’, dan hari itu juga langsung saya perintahkan ke DPUTR untuk melaksanakan perbaikan di jalan (menuju makam) Syekh Jangkung. Alhamdulillah sekarang sudah selesai,” tutupnya.
Langkah responsif tersebut, lanjut Chandra, merupakan bentuk nyata penghormatan dan rasa terima kasih pemerintah daerah atas jasa para pendahulu yang telah berjuang membangun peradaban di tanah Pati.
Rangkaian acara puncak Haul Akbar dan penutupan Hari Jadi ke-703 ini berlangsung dengan sangat khidmat. Ribuan masyarakat yang memadati area kompleks Pemkab Pati bertahan hingga akhir acara.
Editor: A. Muhammad