16
September
2026
Rabu - : WIB

Bantu Kemajuan Usaha, DPRD Pati Dorong Akses Permodalan UMKM Dipermudah

wartaphoto
2026/08/31 pada Berita, DPRD Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pati dinilai membutuhkan dukungan yang lebih kuat agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas. Salah satu dukungan yang menjadi perhatian DPRD Pati adalah kemudahan akses permodalan.

Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Karmijan, mengatakan UMKM memiliki posisi penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Sektor tersebut juga dinilai memiliki daya tahan ketika menghadapi tekanan ekonomi.

Menurutnya, kondisi tersebut terlihat saat pandemi Covid-19. Ketika banyak sektor usaha mengalami penurunan aktivitas, UMKM masih mampu mempertahankan kegiatan ekonominya.

“UMKM adalah yang paling bertahan dalam situasi apa pun. Contohnya saat masa pandemi kemarin, yang paling bertahan adalah UMKM,” kata Karmijan.

Namun, menurut dia, kemampuan bertahan tersebut perlu diikuti dengan kebijakan yang mendorong UMKM berkembang. Pelaku usaha membutuhkan akses pembiayaan yang mudah dan sesuai dengan kapasitas usahanya.

Karmijan menyebut modal menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, memperluas pemasaran, hingga meningkatkan skala bisnis.

Karena itu, dia mendorong pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan lembaga keuangan maupun lembaga pembiayaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak pilihan pembiayaan yang dapat dijangkau pelaku UMKM.

“Kalau akses modalnya lebih mudah, pelaku UMKM akan memiliki ruang untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Meski demikian, Karmijan menegaskan pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan bantuan permodalan. Kemampuan mengelola usaha dan memasarkan produk juga perlu diperkuat, terutama di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin bergeser ke platform digital.

Ia mendorong Pemkab Pati memperbanyak pelatihan dan pendampingan digital marketing bagi pelaku UMKM. Program tersebut, kata dia, sebaiknya dilakukan secara praktis sehingga peserta dapat langsung menerapkannya dalam kegiatan usaha.

Tantangan penguasaan teknologi, lanjut Karmijan, terutama dirasakan oleh pelaku UMKM yang sudah berusia lanjut. Keterbatasan dalam menggunakan perangkat dan platform digital dapat menjadi kendala ketika mereka ingin memperluas pemasaran secara online.

Karena itu, keterlibatan keluarga maupun pegawai dapat menjadi alternatif untuk membantu pengelolaan pemasaran digital.

“Setidaknya para pelaku UMKM yang sudah lanjut masih bisa ada solusi, entah dibantu anaknya atau pegawainya untuk mengelola marketing online,” katanya.

Karmijan berharap pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM dapat membangun sinergi yang lebih kuat. Dukungan permodalan yang mudah serta peningkatan kemampuan pemasaran dinilai menjadi dua hal penting untuk memperkuat daya saing UMKM Pati.

Dengan dukungan tersebut, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, meningkatkan skala usaha, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close