16
September
2026
Rabu - : WIB

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

wartaphoto net
2026/09/04 pada Nasional

JAKARTA | WARTAPHOTO.NET – Dalam rangka  memperingati  Hari Pelanggan  Nasional  2026, PT Jasa Raharja  (Persero) menggelar kegiatan  bertajuk “Jasfren  Peduli:  Melayani  Sepenuh Hati, Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri” di QQ Kopitiam, Menteng, Jakarta,  Jumat  (4/9/2026).  Dikemas dalam bentuk sharing  session  dan talkshow, kegiatan  ini menjadi  ruang  bagi Jasa  Raharja  untuk mendengarkan  pengalaman masyarakat,  sekaligus memperkuat  kesadaran  bahwa pelayanan,  kepatuhan,  dan keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama.

Direktur Utama Jasa  Raharja,  Muhammad  Awaluddin,  menyampaikan  bahwa Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk kembali mendengarkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Bagi  Jasa  Raharja,  pelanggan yang  kami  sebut  Jasfren  bukan  hanya orang  yang menerima  layanan.  Jasfren  adalah alasan  kami  terus memperbaiki  diri.  Kami  ingin memastikan bahwa ketika masyarakat membutuhkan Jasa Raharja, mereka mendapatkan  pelayanan  yang  cepat,  mudah,  ramah,  dan memberikan  rasa  aman,” ujarnya.

Menurutnya,  Jasfren  dikembangkan  bukan  hanya sebagai  sapaan  bagi pelanggan Jasa Raharja, tetapi juga sebagai gerakan yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat  dalam satu  tujuan keselamatan.  Semangat  tersebut  dirangkum dalam pesan “One Movement, Many Communities, One Safety Purpose”.

Melalui gerakan ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penerima layanan atau informasi, tetapi ikut membangun budaya keselamatan transportasi. “Setiap hari adalah hari pelanggan. Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan bahwa negara hadir ketika mereka membutuhkan,” kata Awaluddin.

Upaya membangun keselamatan tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program intervensi di titik-titik rawan kecelakaan. Hingga Agustus 2026, efektivitas intervensi yang dilakukan Jasa Raharja turut berkontribusi terhadap penurunan tingkat fatalitas korban meninggal dunia sebesar 4,59 persen atau berkurang 329 korban dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Awaluddin menegaskan, membangun budaya tertib berlalu lintas  tidak  dapat dilakukan oleh satu pihak. Peran aktif masyarakat bersama seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar upaya menekan risiko dan fatalitas kecelakaan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, membangun budaya tertib berlalu lintas harus terus diperkuat melalui peran aktif seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dipandu Mpok Caca,  talkshow  Jasfren  Peduli  membahas transformasi  pelayanan Jasa  Raharja,  pengalaman  masyarakat  ketika  mengakses pelayanan,  pemanfaatan kanal digital, kepatuhan membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ, serta pentingnya membangun perilaku tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Bripda Ananda Rafi, anggota kepolisian sekaligus kreator konten,  yang  berbagi  pengalaman  mengenai  pemanfaatan  media sosial  sebagai  sarana  edukasi  keselamatan.  Pendekatan  komunikasi  yang  ringan, relevan, dan mudah dipahami dinilai penting, khususnya untuk menjangkau generasi muda.  Dalam kesempatan  tersebut,  Jasa  Raharja  turut  menjelaskan  transformasi pelayanan yang terus dilakukan melalui penguatan integrasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Korlantas Polri dan rumah sakit.

Integrasi tersebut memungkinkan informasi kecelakaan diterima lebih cepat, sehingga proses verifikasi  dan pemberian  pelayanan  kepada  korban  dapat segera  dilakukan. Transformasi tidak  berhenti pada digitalisasi proses, tetapi diarahkan untuk memberikan kemudahan, transparansi, dan kepastian kepada masyarakat.

Jasa Raharja juga memperkuat akses informasi melalui aplikasi Jasfren. Melalui kanal tersebut,  masyarakat,  khususnya  korban  luka yang  mendapatkan  perawatan,  dapat memperoleh informasi awal mengenai kecelakaan serta memeriksa detail surat jaminan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Teknologi bukan sekadar memindahkan proses manual menjadi digital. Ukuran utamanya  adalah apakah  teknologi  tersebut  benar-benar membuat  pelayanan  lebih mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi Jasfren,” tambah Awaluddin.

Pengalaman langsung dari penerima pelayanan dan wajib pajak turut menjadi bagian dalam talkshow  tersebut.  Cerita  tersebut  memperlihatkan  bagaimana  kemudahan pelayanan, akses informasi, dan kanal pembayaran digital dapat membangun pengalaman yang lebih baik sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat.

Semangat Jasfren Peduli juga tidak  hanya hadir  di Jakarta. Dalam  rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja hadir lebih dekat dengan masyarakat di berbagai wilayah melalui sejumlah kegiatan pelayanan dan kepedulian, antara lain dengan membagikan  helm keselamatan  kepada  wajib pajak di kantor Samsat sebagai bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas, serta hadir secara langsung  menjenguk dan memberikan  dukungan  kepada  korban  kecelakaan  lalu lintas di wilayah kerja Jasa Raharja.

Melalui  rangkaian  kegiatan  tersebut,  Jasfren  Peduli  menjadi  momentum bagi Jasa Raharja untuk  tidak  hanya memberikan pelayanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian secara nyata kepada masyarakat. Kehadiran langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kedekatan dengan para Jasfren sekaligus menggerakkan partisipasi publik dalam membangun budaya keselamatan transportasi yang berkelanjutan.

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close