
PATI | WARTAPHOTO.NET — Puluhan massa yang terhimpun dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bank Mandiri KCP Pati, Selasa (15/9/2026).
Aksi ini dipicu oleh kekecewaan atas tindakan pemblokiran rekening sepihak milik Koordinator AMPB, Supriyono yang akrab disapa Botok, menjelang rencana aksi ke Jakarta pada akhir Agustus lalu.
Dalam aksi tersebut, suasana sempat memanas saat massa melempar telur busuk ke arah gedung bank dan membakar ban bekas di pinggir jalan.
Meski demikian, puluhan personel kepolisian yang bersiaga ketat di lokasi berhasil menjaga situasi tetap terkendali. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian pun dipastikan tetap mengalir lancar.
Koordinator AMPB, Supriyono Botok, menegaskan bahwa pemblokiran rekening berisi saldo sekitar Rp80 juta tersebut bukan sekadar urusan perbankan biasa, melainkan bentuk pembungkaman dan intimidasi terhadap gerakan masyarakat.
“Ini bukan sekadar pemblokiran, ini adalah bentuk pembungkaman terhadap suara rakyat dan intimidasi terhadap gerakan kami,” tegas Botok di hadapan awak media, Selasa (15/9/2026).
Botok menjelaskan bahwa dana di dalam rekening tersebut merupakan hasil donasi swadaya masyarakat untuk mendukung aksi penyampaian aspirasi ke Jakarta. Pihaknya menyayangkan langkah perbankan yang dinilai tebang pilih dan sewenang-wenang tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu kepada nasabah.
“Rekening koruptor bernilai triliunan atau judi online yang jelas merusak masyarakat kenapa tidak diblokir? Ini rekening hasil donasi rakyat untuk berjuang malah diblokir sepihak tanpa penjelasan,” tambahnya.
Massa AMPB menyatakan menolak berdiskusi formal pada hari itu dan memilih hanya menyampaikan protes keras. Mereka berencana menanyakan langsung dasar hukum serta regulasi pemblokiran tersebut saat audensi resmi mendatang.
AMPB menegaskan aksi ini tidak akan menghentikan langkah mereka dalam memperjuangkan aspirasi, termasuk dorongan pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor dan penegakan hukum tegas bagi para koruptor.
Sejumlah wartawan yang hendak mengkonfirmasi melalui petugas keamanan bank tidak dapat jawaban. Petugas berkilah jika kewenangan ini bukan menjadi ranahnya.
Namun demikian, AMPB akan menjadwalkan beraudensi dengan pihak bank untuk mendengarkan secara langsung alasan pemblokiran rekening milik pentolan AMPB Supriyono Botok.
Editor: A. Muhammad