
WARTAPHOTO. NET. JUWANA- Melimpahnya hasil tangkapan ikan nelayan di TPI Unit II Bajomulyo Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, tidak berbanding lurus dengan harga penjualan. Sebab saat ini harga ikan di pasaran sangat murah.
Dari pantuan di lokasi, Rabu (6/12/23) siang, suasana di TPI pun ramai dari aktivitas pedagang maupun pembeli, serta banyak kapal nelayan yang baru bersandar dan sedang melakukan bongkar muatan.
Berbagai jenis ikan rata-rata mengalami penurunan berkisar Rp8 ribu hingga Rp15 ribu per kilogramnya.
Misalnya, harga ikan layang panjang, sebelumnya harganya Rp20 ribu per kilogramnya, sekarang harganya turun dikisaran Rp5 ribu per kilogram. Jenis ikan Banjar Kembung, semula per kilogramnya Rp20 ribu, kini harganya turun memjadi Rp12 ribu per kilogramnya.
Warjun, salah satu pedagang mengatakan, menurunya harga ikan ini dipengaruhi oleh hasil tangkapan para nelayan yang melimpah.
“Dengan harga ikan yang murah ini, kami pun merasa senang, apalagi bagi wong cilik, kekuatannya kan makan ikan laut. Kalau harganya mahal terus, kan kasihan wong cilik,” ucap Warjun, pedagang ikan pindang Dukutalit.
Sementara itu, Yanu, nelayan Juwana mengaku pasrah, padahal seharusnya saat ini mereka bisa menikmati penghasilan yang lebih baik karena tangkapan ikan yang melimpah.
“Kami merasa sedih dengan kondisi saat ini, dengan harga ikan yang sangat murah. Kalau dihitung, biaya transportasi dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah ini masih rugi, belum juga biaya logistiknya. Kami berharap harga ikan kembali naik, tidak seperti saat ini,” ujar Yanu.
Reporter : Arton.
Editor : A. Muhammad.