
WARTAPHOTO.net. PATI – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep mendadak hadir di area Car Free Day Alun-Alun Pati, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023) pagi.
Putra bungsu Presiden Joko Widodo,berjalan beriringan dengan sang istri, Erina Gudono. Kaesang dan Erina bersama rombongan kompak mengenakan kaus putih dengan logo “Circle K Kaesang Pangarep”.
Sontak, warga bergantian minta foto bersama, meskipun tetap dalam pengawasan paspampres.
Saat Kaesang dan rombongan tiba, Alun-Alun Pati sedang sangat ramai. Ribuan warga berkerumun. Sebab, sedang berlangsung kegiatan “Nelayan Juwana Bagi-Bagi Ikan Gratis”.
Ada seratusan ton ikan pindang yang dibagi-bagikan secara gratis oleh Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera (MNS) Juwana.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Raja Juli Antoni mengatakan serangkaian kegiatan di Jawa Tengah kali ini karena PSI ingin konsolidasi partai menjelang pemilu 2024 mendatang. Seperti diketahui, PSI menargetkan untuk meraih 8% suara di Pemilu 2024. Dengan target bisa lolos ambang batas perolehan kursi masuk ke Senayan.
Selain itu, PSI juga ingin mengetahui langsung pendapat warga tentang sosok capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di mata masyarakat Jawa Tengah. Dari kunjungan di Pati, banyak masyarakat menyuarakan Prabowo-Gibran lantaran masih melekat keberhasilan sosok Presiden Joko Widodo, ayah dari Gibran dan Kaesang.
Kaesang sendiri enggan meladeni pertanyaan wartawan di lokasi. “Nanti ya… Nanti ya…” ucapnya ketika dicecar pertanyaan wartawan.
Sebagai gantinya, Sekjen PSI Raja Juli Antoni yang memberikan keterangan pada wartawan.
Juli menyoroti adanya klaim dari pihak PDIP yang menyebut Presiden Joko Widodo mendukung capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo.
“Semua capres boleh-boleh saja mengidentikkan diri dengan Presiden Jokowi. Saya kira Pak Jokowi terbuka untuk itu. Yang jelas rakyat tahu, mana capres, timses, dan partai yang konsisten mengidentikkan diri dengan Presiden Jokowi,” tegas dia.
Menurut Juli, tidak sepatutnya jika ada kalangan yang ingin identik dengan Jokowi, tapi kelakuannya setiap hari menyerang.
“Sampai urusan Bu Iriana melayat atau tidak juga diomongkan. Ini benar nggak mau mengidentikkan diri dengan Pak Jokowi? Konsistensi itulah yang perlu dalam politik,” tandas dia.
“Saya tadi bertemu warga di sini. Saya iseng tanya, siapa capres? (Jawabannya) ya Prabowo-Gibran. Kenapa? Jelas ada anaknya di sana, ada Mas Gibran. Jadi logika masyarakat kadang sesimpel itu,” ujar Sekjen PSI ini.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad