16
September
2026
Rabu - : WIB

Kolektor Pusaka Gelar Pameran Tosan Aji di Hari Jadi Ke-701 Kabupaten Pati

wartaphoto net
2024/08/12 pada Berita, Komunitas

WARTAPHOTO.NET. PATI – Dalam rangka manyemarakkan Hari Jadi ke 701 Kabupaten Pati, sejumlah kolektor pusaka di Pati gelar pameran tosan aji.

Ada ratusan pusaka yang turut dibawa dan dipamerkan pada Festival Wangi Pradesa di Stadion Joyokusumo. Pameran tersebut berlangsung sejak 6 Agustus sampai dengan 11 Agustus 2024.

Selain keris, ada juga beberapa pusaka lain di antaranya tombak, pedang  hingga cemeti.

Bagus, pengelola pameran tosan aji mengungkapkan, melalui pameran pusaka ini diharapkan mampu memberikan edukasi kepada para pengunjung yang sebagian besar adalah usia sekolah untuk terus melestarikan benda pusaka warisan budaya bangsa Indonesia ini.

“Intinya kita untuk mengedukasi anak-anak muda sekarang ini, supaya pusaka ini tetap ada, tetap diakui oleh masyarakat,” ungkapnya, Minggu (11/8/2024)

Selain itu, Bagus menjelaskan bahwa ia bersama para pecinta tosan aji lainnya juga memberikan edukasi den menjelaskan jenis-jenis pusaka yang ada. Sehingga para pengunjung tidak salah memaknai bahwa pusaka itu selalu sakral ataupun dikeramatkan.

“Kita juga berikan edukasi, bahwa setiap pusaka tidak sesakral itu, jadi kalau ada yang beranggapan bahwa pusaka itu diartikan pasti sakral, keramat, itu yang harus kita luruskan. Memang beberapa jenis pusaka ada nilai kesakralannya, namun itu ada tahap-tahap tertentu,” paparnya.

Beberapa pusaka yang menjadi incaran kolektor juga turut diboyong pada pameran tersebut. Antara lain sengkelat, damar murup, pendowo serta panimbal luk 9, dari berbagai kerajaan Jenggala, Tuban, Mataram, Kanoman, Pengging hingga Majapahit.

Ia juga sempat bercerita tentang salah satu pusaka yang dinilai jadi incaran kolektor, yakni Sengkelat atau Luk 13.

Menurutnya, asal usul munculnya keris sengkelat luk 13 ini berawal dari kondisi perekonomian masyarakat yang dilanda paceklik bertahun-tahun hingga memicu kelaparan dan pageblug.

Akhirnya seorang empu membuat sebilah keris dengan luk 13 yang dinamakan sengkelat.

“Dari situlah maka dibuat sebilah keris luk 13 sengkelat, yang filosofinya adalah sengkele ati ben mencelat atau kerisuan hati biar sirna musnah. Seperti itu salah satunya,” jelasnya.

Selama ini, setidaknya ada 3 komunitas tosan aji di Pati yang aktif mengikuti kegiatan hingga menggelar pameran. Di antaranya adalah Kanigoro Pati, Keris Pati, Panji Malwopati, dengan sekretariat yang berada di Tambakromo, Pati.

Reporter : Dimas
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close