16
September
2026
Rabu - : WIB

DPRD Pati Apresiasi Kebijakan Harga Khusus BBM Nelayan 15 Ribu per Liter

wartaphoto
2026/07/16 pada Berita, DPRD Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – DPRD Kabupaten Pati mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sebesar Rp15.000 per liter bagi nelayan pengguna kapal berkapasitas 30 hingga 200 gross ton (GT). Kebijakan tersebut dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengatakan penurunan harga BBM menjadi angin segar bagi nelayan yang selama ini terbebani tingginya biaya melaut. Menurutnya, mahalnya harga BBM merupakan salah satu faktor utama yang mengurangi keuntungan para nelayan.

“Dengan harga BBM Rp15.000 per liter, tentu beban operasional nelayan akan jauh lebih ringan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena telah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan nelayan, khususnya di Kabupaten Pati,” ujar Mukit.

Politikus Partai Demokrat itu berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan kembali semangat nelayan untuk melaut. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, produktivitas penangkapan ikan diperkirakan akan meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat pesisir.

Mukit menilai kebijakan tersebut juga menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap sektor kelautan yang menjadi salah satu penopang ekonomi Kabupaten Pati. Menurutnya, dukungan terhadap nelayan perlu terus diperkuat agar daya saing hasil perikanan daerah semakin meningkat.

Apresiasi serupa disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas penetapan harga khusus BBM non-subsidi bagi nelayan.

Di Kabupaten Pati, harga BBM yang sebelumnya mencapai sekitar Rp30.000 per liter kini turun menjadi Rp15.000 per liter. Chandra menyebut kebijakan tersebut menjadi jawaban atas aspirasi nelayan yang sejak Mei 2026 memperjuangkan penurunan harga BBM hingga ke pemerintah pusat.

Menurutnya, keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi ribuan nelayan di Kabupaten Pati yang selama ini mengeluhkan tingginya biaya operasional akibat mahalnya harga BBM non-subsidi.

“Alhamdulillah, aspirasi para nelayan Pati akhirnya didengar dan dikabulkan. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan nelayan. Ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat benar-benar diperjuangkan hingga membuahkan hasil,” kata Chandra.

Pemerintah daerah berharap kebijakan harga khusus BBM tersebut dapat meningkatkan aktivitas penangkapan ikan, memperkuat perekonomian pesisir, serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Pati.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close