16
September
2026
Rabu - : WIB

Adakan Bintek Petani Milenial, Firman Soebagyo Punya Harapan Besar pada Kaum Muda Cegah Krisis Pangan

wartaphoto net
2023/06/19 pada Berita, Nasional

WARTAPHOTO.net. NASIONAL. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dari Fraksi Partai Golkar H.Firman Soebagyo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bintek) bagi petani dan peternak milenial. Acara yang diikuti ratusan peserta baik penyuluh maupun petani dan peternak milenial ini diadakan di New Merdeka Hotel pada Senin, 19 Juni 2023 mulai pukul 10.00 WIB.

Acara ini mengambil tema bimbingan teknis petani dan penyuluh pertanian wilayah koordinasi Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan), di Provinsi Jawa Tengah (Pati, Grobogan, Rembang, dan Blora), Tahun 2023.

“Agenda hari ini adalah Bintek Petani Milenial. Kenapa ini menjadi penting? Karena krisis pangan sudah di depan mata. Kekurangan beras secara global di 2023 mencapai 8,7jt ton. Sementara hasil riset di 2023/2024 diprediksi akan mengalami defisit beras pada angka 16,6jt ton. Kita harus lakukan langkah kongkret untuk mencegah dan mengatasinya,” ucap Anggota DPR RI asli Pati ini.

Meski demikian, Firman Soebagyo berharap krisis pangan ini tidak terjadi di Indonesia, karena karakteristik iklimnya berbeda.

“Namun, anomali cuaca di Indonesia ini tidak menentu, kemungkinan gagal panen masih cukup besar. Kemarau panjang gagal panen, musim penghujan ya banjir,” sebut salah satu politikus senior Partai Golkar ini.

Firman menyebut bahwa keberadaan petani milenial ini mutlak dan penting.

“Karena petani milenial ini harapan kita. Jumlah petani kita ada 33juta dan 91% petani tua. Ada beberapa alasan pemuda tidak tertarik. 36,3% merasa tidak ada pengembangan karir atau tidak berkembang. 33% menjadi petani dianggap penuh resiko, karena jika gagal panen tidak ada penggantian. Kita memang ada program aspirasi tapi belum mencakup semunya.Sisanya lagi 20% enggan di pertanian karena penghasilannya kecil. Itu fakta. Tiga hal ini menjadi tantangan bagi kita,” sambungnya.

Tiga alasan inilah yang melandasi kegiatan ini dilakukan.

“Tiga hal yang membuat petani milenial enggan bertani menjadi tantangan tersendiri. Maka kita berikan motivasi. Karena tanpa petani kita tidak bisa apa-apa. Petani milenial itu punya inovasi dan  modifikasi teknologi pertanian. Maka program-program ini, kita berikan kepada masyarakat, supaya aware terhadap teknologi supaya memperkuat di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Firman Seobagyo juga menyoroti sejumlah daerah, tidak hanya di Pati yang banyak yang melakukan alih fungsi lahan pertanian menjadi industri.

” Kita punya UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Ini adalah aturan yang penting untuk ditegakkan sebagai wujud kepedulian kita terhadap ketersediaan pangan nasional,” pungkasnya.

Reporter: Revan Zaen

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close