16
September
2026
Rabu - : WIB

Mendorong Sistem Demokrasi Indonesia yang Lebih Inklusif: Sri Wulan Gelar Asmas di Plosojenar

wartaphoto net
2024/02/27 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net. Pati,  Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) DPR RI dengan menyambangi Desa Plosojenar, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, 27 Februari 2024. Acara ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB, dihadiri oleh 150 peserta yang merupakan perwakilan masyarakat dari Dapil Jateng III. Fokus diskusi kali ini tetap pada upaya penguatan sistem demokrasi di Indonesia.

Sri Wulan membuka acara dengan menekankan pentingnya demokrasi yang inklusif, di mana semua elemen masyarakat memiliki kesempatan untuk berpartisipasi. “Demokrasi harus menjangkau semua lapisan masyarakat, dari pusat kota hingga pelosok desa. Setiap suara memiliki nilai yang sama dalam proses demokrasi, dan itulah yang harus kita pertahankan,” ungkap Sri Wulan dengan penuh keyakinan.

Ia juga menyoroti bahwa demokrasi yang sehat memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat. “Saya mengajak semua yang hadir di sini untuk terus aktif dalam proses demokrasi. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku yang menentukan arah masa depan bangsa ini,” tambahnya.

Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., seorang akademisi terkemuka yang diundang sebagai narasumber, menyampaikan bahwa salah satu kunci dalam memperkuat demokrasi adalah dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi yang benar dan transparan. “Informasi adalah kekuatan dalam demokrasi. Masyarakat yang memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan transparan akan lebih mampu berpartisipasi secara efektif dalam pengambilan keputusan,” jelas Irfan.

Diskusi yang berlangsung dinamis ini juga membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai kekhawatiran mereka, mulai dari kurangnya keterbukaan dalam pemerintahan hingga tantangan dalam memastikan keadilan sosial bagi semua warga negara. Salah satu peserta menekankan pentingnya pemahaman politik di kalangan masyarakat pedesaan, yang sering kali merasa terpinggirkan dalam proses demokrasi.

Sri Wulan merespons dengan menekankan komitmennya untuk terus mengadvokasi kebijakan yang berpihak pada masyarakat pedesaan. “Saya sangat memahami bahwa masyarakat pedesaan sering merasa suaranya tidak didengar. Tugas saya adalah memastikan bahwa setiap suara, terutama dari daerah-daerah terpencil, didengar dan diperjuangkan di parlemen,” ujarnya dengan tegas.

Irfan Rahmana menambahkan bahwa pendidikan politik perlu ditingkatkan untuk memastikan masyarakat dapat berperan aktif dalam demokrasi. “Kita harus mendorong literasi politik agar masyarakat lebih paham tentang hak dan kewajiban mereka dalam demokrasi. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan pemerintahan yang benar-benar representatif dan adil,” kata Irfan.

Dengan berakhirnya diskusi, Sri Wulan kembali menegaskan bahwa acara seperti Asmas ini adalah bentuk nyata dari demokrasi partisipatif, di mana masyarakat dan wakil rakyat dapat berdialog langsung. “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus kita lakukan sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat demokrasi di Indonesia. Ini adalah wujud nyata dari demokrasi yang kita perjuangkan,” tutup Sri Wulan.

Acara di Desa Plosojenar ini menegaskan komitmen Sri Wulan dalam memperjuangkan demokrasi yang lebih inklusif dan berkeadilan, serta mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya. Rangkaian Asmas ini menjadi bukti bahwa demokrasi yang sehat dan berfungsi dengan baik memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close