16
September
2026
Rabu - : WIB

Asmas DPR RI ke-9 di Blora, Sri Wulan Tegaskan Pentingnya Partisipasi Demokrasi

wartaphoto net
2024/03/03 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net. Blora. Kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) kembali digelar oleh DPR RI Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., di Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora,  Minggu (3 Maret 2024). Acara yang dihadiri oleh 150 warga dari Dapil Jawa Tengah III ini berlangsung dinamis dengan tema utama “Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia.” Narasumber yang dihadirkan, Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., memberikan pemaparan mendalam mengenai tantangan dan solusi bagi demokrasi di Indonesia.

Sri Wulan, yang dikenal selalu aktif mendengar keluhan dan aspirasi rakyatnya, membuka acara dengan menyampaikan bahwa demokrasi yang sehat harus dimulai dari keterlibatan warga.

“Masyarakat adalah pondasi utama dalam demokrasi. Kita harus berani menyuarakan apa yang kita butuhkan dan memastikan suara kita didengar,” ujarnya penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama DPR adalah memperkuat sistem demokrasi di tingkat akar rumput. “Kita tidak bisa membiarkan sistem berjalan sendiri tanpa pengawasan dan keterlibatan masyarakat. Demokrasi yang kuat memerlukan partisipasi dari semua pihak,” lanjut Sri Wulan.

Sebagai narasumber utama, Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., memberikan perspektif akademis yang mendalam mengenai penguatan demokrasi. Ia menekankan pentingnya pendidikan politik di masyarakat, agar masyarakat tidak hanya sekadar memilih pemimpin, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam proses demokrasi.

“Partisipasi politik tidak hanya muncul pada saat pemilu, tetapi harus terus dilakukan melalui berbagai mekanisme yang tersedia. Dari musyawarah desa hingga forum-forum diskusi, ini semua adalah bagian dari demokrasi yang harus terus dipupuk,” jelas Irfan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih kritis terhadap praktik politik uang yang dapat merusak esensi demokrasi itu sendiri.

Dalam sesi diskusi, beberapa peserta mengajukan pertanyaan seputar rendahnya partisipasi politik di desa mereka dan praktik politik uang yang masih terjadi. Salah seorang peserta menanyakan bagaimana langkah konkret DPR untuk memerangi masalah ini. Menanggapi hal tersebut, Sri Wulan menjelaskan bahwa DPR sudah dan akan terus mendorong peraturan yang lebih ketat untuk memberantas praktik politik uang.

“Kita harus bersama-sama melawan politik uang. Masyarakat perlu didorong untuk memilih berdasarkan hati nurani, bukan karena iming-iming materi. Ini tugas kita bersama,” kata Sri Wulan tegas.

Kegiatan Asmas ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi mereka terkait demokrasi dan politik di daerah mereka. Sri Wulan memastikan bahwa setiap masukan akan ditindaklanjuti dalam forum-forum DPR, terutama yang berkaitan dengan penguatan demokrasi di tingkat daerah.

“Saya harap acara ini tidak hanya menjadi tempat kita berdiskusi, tetapi juga langkah awal dari perubahan yang kita inginkan bersama,” ujar Sri Wulan dalam penutupan acara.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat di Desa Geneng dan wilayah lainnya lebih aktif dan berdaya dalam memajukan demokrasi di Indonesia. Acara yang berlangsung selama tiga jam ini diakhiri dengan diskusi yang hangat, di mana para peserta diberi kesempatan untuk bertukar pandangan dan gagasan terkait masa depan politik Indonesia.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close