
WARTAPHOTO.net. PATI – Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihan Jawa Tengah III. Kegiatan tahap ke-11 ini dilaksanakan di Balai Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (15/12/2025), pukul 06.00-11.45 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Sosialisasi ini mengangkat nilai-nilai dasar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hj. Sri Wulan dalam sambutannya menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI harus terus disosialisasikan agar tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar MPR RI adalah pondasi utama bangsa Indonesia. Pancasila mengajarkan nilai moral dan etika, UUD 1945 menjadi landasan hukum, NKRI sebagai bentuk final negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat keberagaman. Semua ini harus kita jaga dan implementasikan bersama,” ujar Sri Wulan.
Menurutnya, tantangan kebangsaan di era globalisasi menuntut masyarakat untuk memiliki ketahanan ideologi yang kuat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi ruang dialog strategis antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini, saya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai kekuatan bangsa,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber ahli, DR. MA. Irfan Rahmana, yang memaparkan secara komprehensif makna dan relevansi Empat Pilar dalam konteks kehidupan sosial dan demokrasi saat ini. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata.
“Empat Pilar bukan sekadar konsep, tetapi pedoman hidup berbangsa. Jika Pancasila benar-benar diamalkan dan Bhinneka Tunggal Ika dijadikan sikap hidup, maka konflik sosial dapat diminimalisasi dan demokrasi akan tumbuh sehat,” jelas Irfan Rahmana.
Ia menambahkan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI, terutama dengan menjunjung tinggi konstitusi dan menghormati perbedaan.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad