17
September
2026
Kamis - : WIB

Bantu Petani Pati Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan, Firman Soebagyo dan Bupati Sudewo Serahkan Alsintan untuk 68 Poktan

wartaphoto net
2025/11/29 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net.Pati — Petani di Kabupaten Pati kembali menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan program bantuan aspirasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, H. Firman Soebagyo bersama Kementerian Pertanian. Bantuan ini diserahkan langsung H. Firman Soebagyo bersama Bupati Pati, Sudewo, sebagai bentuk komitmen memperkuat sektor pertanian dan mendukung target swasembada pangan nasional pada Sabtu, (29/11/2025).

Sebanyak 68 kelompok tani dari 53 desa, di 15 kecamatan menerima berbagai bantuan. Mulai dari 9 unit traktor roda dua, 4 unit traktor roda empat, 33 pompa air tiga inch,  2 rice transplanter, 105 hand sprayer listrik.

Firman Soebagyo menyampaikan bahwa program bantuan alsintan harus terus dilakukan agar keberlanjutan ketahanan pangan dapat dijaga. Ia menegaskan bahwa meski pemerintah telah melaporkan capaian swasembada pangan, tantangan ke depan tetap harus diantisipasi, seperti anomali cuaca, potensi kekeringan, dan fenomena El Nino.

Firman juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pati yang mulai mendorong penggunaan pupuk organik. Menurutnya, pergeseran dari pupuk anorganik menuju organik penting dilakukan karena kondisi lahan mulai menurun akibat penggunaan urea berlebihan.

“Intensifikasi menjadi salah satu solusi,” ujar Firman Soebagyo.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat juga telah menetapkan larangan alih fungsi lahan pertanian untuk menjaga keberlanjutan produksi. Kebijakan ini disepakati oleh tiga kementerian yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria, dan Kementerian Dalam Negeri.

H. Firman Soebagyo mewanti-wanti terkait penggunaan bantuan alsintan tersebut

Jangan Disalahgunakan

Pada kesempatan itu, Firman memberikan pesan kepada para penerima bantuan agar alsintan digunakan dan dirawat dengan baik. Ia menekankan bahwa bantuan ini tidak boleh disalahgunakan, misalnya diambil alih oleh pihak desa atau dikomersialkan untuk kepentingan pelaku usaha besar.

“Jangan sampai alat pertanian untuk Pati justru dipakai di luar daerah. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Aspirasi Petani Singkong

Selain itu, Firman juga menyampaikan perkembangan terkait aspirasi petani singkong di wilayah utara. Harga singkon g kini telah diputuskan pemerintah sebesar Rp1.350 per kilogram. Ia juga mewanti-wanti ancaman defisit kelapa dalam (kelapa konvensional) dan telah menyiapkan program penanaman 10.000 pohon kelapa dalam di Kecamatan Cluwak sebagai langkah antisipatif.

“Program ini akan menggunakan sistem klasterisasi. Ke depan kami juga akan menghijaukan Gunung Kendeng dengan tanaman yang bernilai ekonomi seperti mangga, durian, petai, dan nangka,” jelasnya.

Bupati Sudewo sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anggota DPR RI Firman Soebagyo dan berharap program ini terus berkesinambungan

Bupati Pati Sudewo menyampaikan apresiasi atas kepedulian Firman Soebagyo terhadap para petani. Ia berharap bantuan alsintan dapat mempercepat pembangunan pertanian di Pati.

 

“Kami atas nama kelompok tani dan petani Kabupaten Pati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dengan bantuan ini, kami berharap produksi padi, minimal 10 ton per hektare, bisa tercapai,” ujarnya.

Sudewo juga menegaskan agar penerima bantuan mengikuti arahan, merawat alsintan dengan baik, tidak mengomersialkannya, dan memprioritaskan pelayanan bagi petani di desanya.

“Mudah-mudahan penerima manfaat bisa menjalankan yang disarankan Pak Firman, dirawat dengan baik, jangan dikomersilkan, pokoknya difokuskan untuk melayani petani di desanya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Pati ke depan akan berdialog dengan petani singkong untuk mendorong peningkatan produktivitas seiring telah ditetapkannya harga singkong oleh pemerintah.

 

 

 

 

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close